Malam kian kelam, udara pun semakin dingin. Namun mata ini tak kunjung mengajakku menikmati indahnya kegelapan...
Aku tak terus dan selamanya seperti ini, tapi entah mengapa mata ini tak bergeming dengan semangatnya untuk tetap menatap langit-langit kamarku.
Lampu pijar yang sedari tadi aku nyalakan pun setia menemaniku hinggaku terlelap tidur.
Selimutku tak lagi bisa hangatkan hati yang menjadi langganan kesejukan rasa, langganan kebekuan rasa, serta langganan kekosongan rasa.
Semua kejadian mendorongku, bahkan membiusku untuk tetap MENIKMATI indahnya rasa sakit.
Rasa itu hampir tak sanggup lagi ku tahan.
Tapi apa yang dapat kulakukan??!!?
Haruskah aku memulainya dengan bertanya?
Tentu tidak...
Itu hanyalah kata yang tak pantas aku sebutkan.
Kata itu hanya membuatku bertahan dengan terus bertanya TANPA usaha untuk menemukan jawaban.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar